sun
moon

Dampak PMK kian meluas

Wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di beberapa daerah menimbulkan dampak luar biasa di berbagai sektor.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Rabu, 25 Mei 2022 08:33 WIB
Dampak PMK kian meluas

Per Selasa (17/5) kemarin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menjangkiti sekitar 3,9 juta ternak yang terdiri dari sapi dan kerbau, di 52 kabupaten/kota. Secara rinci, berdasarkan data integrated Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) Kementerian Pertanian, pada periode tersebut, tercatat ada 13.965 ekor ternak yang positif PMK.

Angka ini sama dengan 0,36% dari total populasi ternak yang ada di seluruh Indonesia, yakni sebanyak 13,81 juta ekor. Selanjutnya, 99 ekor ternak dilaporkan mati dan 2.630 ekor ternak sembuh setelah menjalani perawatan intensif. Sedangkan sisanya, berstatus suspect alias terindikasi akut semenjak menunjukkan gejala PMK. 

Agar tidak semakin meluas, para peternak di berbagai daerah pun terpaksa menghentikan lalu lintas ternak mereka. Micro lockdown atau penutupan daerah lantas menjadi pilihan. Gugus Tugas penanganan PMK misalnya, menerapkan penutupan wilayah bagi lalu lintas ternak di Aceh Barat mulai Selasa (17/5). 

Dengan adanya kebijakan ini, Gugus Tugas yang terdiri dari petugas kesehatan hewan (keswan), Polri dan TNI pun melarang total masuknya ternak dari luar daerah, meskipun memiliki surat resmi yang menjelaskan bahwa ternak yang mereka bawa dalam keadaan sehat dan bebas PMK. Pun bagi peternak lokal yang hendak memasok ke daerah lain.

Sponsored

“Ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya wabah penyakit kuku dan mulut bagi ternak di dalam daerah,” ujar Kepala Bagian Operasional Polres Aceh Barat Kompol Iswar, dalam keterangannya kepada Alinea.id, Selasa (17/5).

Alinea.id mengulas dampak PMK ke berbagai sektor dalam artikel ini.

Ilustrasi Alinea.id/Aisya Kurnia.

Berita Lainnya
×
tekid