sun
moon

Fakta seputar hepatitis misterius

Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti penyakit hepatitis misterius.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 11 Mei 2022 16:51 WIB
Fakta seputar hepatitis misterius

Pertama kali terdeteksi di Inggris, hepatitis misterius kini telah menyebar di 20 negara. Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO) per Selasa (10/5), sudah ada 363 kasus hepatitis misterius di seluruh dunia. Sebanyak lebih dari 160 kasus terdeteksi di Inggris. 

Di Asia Tenggara, Singapura menjadi negara pertama yang melaporkan masuknya hepatitis misterius ke negara mereka. Akhir April lalu, Kemenkes melaporkan setidaknya ada 15 kasus hepatitis misterius di Indonesia. Sebanyak tiga pasien asal DKI meninggal karena mengidap penyakit inflamasi itu. 

Dari hasil identifikasi, WHO menemukan hepatitis misterius sejauh ini hanya menyerang bayi dan anak-anak dari rentang usia 1 bulan hingga 16 tahun. Pada para pasien, tidak ditemukan virus yang lazim jadi penyebab hepatitis tipe A, B, C, D, dan E. 
 
Sebagaimana hepatitis biasa, pengidap hepatitis misterius lazimnya mengalami gejala-gejala tertentu. Yang paling kentara semisal kulit menguning, mata memutih, sakit perut, diare, kehilangan nafsu makan, dan muntah-mutah. Pada beberapa pasien, ditemukan gejala nyeri sendi, gatal, dan pegal-pegal. 

Meskipun menyebar dengan relatif cukup cepat, hepatitis misterius belum dikategorikan sebagai wabah oleh WHO. Saat ini, hepatitis misterius diumumkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Meski demikian, WHO meminta pemerintah mewaspadai penyakit tersebut dan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memutus mata rantai penularan. 

Sponsored

Infografik Alinea.id/Debbie Alyuwandira

Berita Lainnya
×
tekid