sun
moon

Masa depan cerah aplikasi video streaming

Aplikasi video streaming atau layanan Over The Top (OTT) mengalami penambahan penonton sangat signifikan.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Kamis, 09 Jun 2022 17:25 WIB
Masa depan cerah aplikasi video streaming

Platform video streaming semakin diminati oleh masyarakat pascapandemi. Hal ini terlihat dari riset terbaru The Trade Desk dan Kantar bertajuk Future of TV Indonesia 2022: The State of OTT in Indonesia. Dalam riset tersebut, disebutkan bahwa di tahun ketiga pandemi Covid-19, satu dari tiga orang Indonesia saat ini menonton konten OTT dan mengonsumsi 3,5 miliar jam konten per bulan. Dengan konsumsi rata-rata penonton adalah 41,4 jam per bulan.

Produser dan sutradara film, Verdi Solaiman mengatakan pandemi telah berdampak terhadap industri perfilman cukup signifikan, termasuk kepopuleran platform video streaming sebagai alternatif pengganti bioskop. Bagi industri film, platform OTT seperti Netflix, Disney Hotstar, Viu, WeTV, Goplay, dan lain sebagainya juga menjadi nafas baru di tengah hantaman pandemi Covid-19.

“OTT juga bisa menjadi perpanjangan tangan hasil produksi. Misalnya, setelah memproduksi film untuk layar lebar, film itu bisa dijual lagi ke pihak platform. Kalau sebelumnya kan hanya televisi saja,” kata dia, kepada Alinea.id, Senin (6/6).

Alinea.id mengulas upaya rumah produksi memanfaatkan platform video streaming untuk mendulang laba dalam artikel ini.

Sponsored

Ilustrasi Alinea.id/Debbie Alyuwandira.

Berita Lainnya
×
tekid